Pemilihan Bahan Baku Pembuatan Furniture

Bahan baku pembuatan furniture – Banyak orang belum mengerti mengenai bahan baku untuk pembuatan furniture. Mereka hanya ingin membuat furniture yang menarik dan dengan harga murah dan tentunya kuat. Padahal untuk menentukan harga furniture ini, banyak faktor yang harus dipertimbangkan, antara lain :

  1. Bahan baku
  2. Kerumitan pembuatan
  3. Waktu pengerjaan
  4. Pekerja/tukang

Kali ini kami mencoba untuk membahas poin no 1 dari faktor tersebut sebagai pertimbangan pembuatan furniture, baik untuk ruang dalam (Interior) maupun ruang luar (Eksterior).

Berikut ini adalah beberapa bahan baku furniture yang sering dipakai di Indonesia :

Kayu Solid

Kayu solid merupakan bahan baku terkuat untuk pembuatan furniture, tetapi karena diperlukan waktu yang relatif lama untuk masa tanam dan juga keterbatasan volume tanam, membuat kayu solid menjadi terbatas persediaannya dan membuat harga kayu solid menjadi semakin mahal dari waktu ke waktu.

Kayu solid
Gambar contoh kayu solid
Kayu solid
Gambar contoh kayu solid
Blok Kayu Solid
Gambar contoh satu blok kayu solid

Proses pengerjaan pada kayu solid ini membutuhkan keterampilan yang khusus. Pengeringan harus sempurna untuk mengindari sifat muai susut kayu. Kayu yang biasa dipakai di Indonesia untuk furniture adalah kayu jati, kayu mahoni, kayu pinus dan kayu sungkai dan beberapa jenis kayu lainnya.

Kayu jati merupakan kayu yang sering diminati karena kualitasnya yang baik, ketahanannya terhadap kondisi cuaca, ketahanan terhadap rayap, dan seratnya yang menarik. Kayu ini merupakan kayu kelas satu yang banyak diolah menjadi furniture berkelas. Warna jadi untuk kayu jati ini adalah coklat muda, coklat kelabu hingga coklat tua kemerahan. Sekalipun keras dan kuat kayu ini mudah dipotong dan dibentuk. Agar keindahan serat dan urat kayu terlihat alami, finishingnya biasa menggunakan politur, melamik atau PU (polyurethane).

Pada akhir-akhir ini kayu jati belanda yang merupakan bahan ex-palet menjadi primadona untuk pembuatan furniture, selain karena harganya murah, kayu ini juga mudah didapat. Tetapi perlu perlu beberapa treatment dalam menggunakan kayu ex-palet, seperti bagaimana mengakali lubang paku bekas palet, membersihkan kayu dan lain sebagainya.

Kayu mahoni merupakan jenis kayu yang memiliki kualitas baik, tetapi tingkat ketahanan dan keawetannya sedikit berada di bawah kualitas kayu jati. Kayu ini kurang tahan terhadap rayap sehingga tidak disarankan untuk penempatan yang bersentuhan secara langsung dengan tanah.

Kayu mahoni memiliki serat lurus dan terpadu dan juga memuliki tekstur yang halus dan berpori-pori kecil.

Dalam beberapa kasus, kayu mahoni sering digunakan sebagai bahan baku pengganti dari kayu jati. Ini dilakukan karena selain jumlah atau persedian kayu mahoni banyak, harganya pun jauh lebih murah dari pada kayu jati. Hal tersebut merupakan alasan utama bagi kebanyakan industri-industri pengolahan kayu (industri furniture) karena dapat mengatasi masalah kelangkaan bahan baku sehingga kelangsungan proses produsi tetap terjaga dan lancar, dan juga dapat menekan biaya produksi menjadi lebih murah.

Kayu sungkai kini semakin popular penggunaannya sebagai pengganti kayu jati yang mahal. Seratnya lebih lunak dan warnanya pun lebih terang dari kayu jati. Kayu sungkai cocok untuk furniture dalam ruangan.

Plywood

Plywood/multiplex/triplex
Gambar contoh plywood/multiplex/triplex
Plywood/multiplex/triplex
Gambar contoh plywood/multiplex/triplex

Plywood merupakan kayu olahan yang biasa kita kenal dengan sebutan tripleks atau mutipleks. Kayu lapis dibentuk dari beberapa lembaran kayu yang direkatkan dengan tekanan tinggi. Ketabalanya bervariasi dari mulai 3 mm, 4 mm, 6 mm, 9 mm, 15 mm dan 18 mm dengan ukuran 244 x 122 cm. Ketebalan plywood menentukan kekuatan dan kestabilannya.

Jenis kayu ini paling banyak dipakai sebagai material pembuat kitchen set, lemari, meja, dan tempat tidur. Oleh karena plywood mempunyai permukaan polos dan tidak memiliki serat yang khas maka kadang perlu diberi pelapis tambahan seperti venner (irisan kayu tipis) PVC ataupun melaminto. Harga kayu lapis lebih murah dari kayu solid tapi lebih mahal dari kayu olahan lainnya dan kualitasnya lebih baik dibandingkan dengan kayu olahan lainnya.

Blockboard

Blockboard merupakan potongan kayu kotak kecil-kecil ( sekitar 2.5 – 5 cm ) yang dipadatkan dengan mesin dan diberi pelapis venner di kedua sisinya sehingga menjadi sebuah lembaran menyerupai papan. Ketebalannya bisa 12 mm, 15 mm dan 18 mm dan luasannya sama dengan multipleks.

Blockboard
Gambar contoh blockboard
Blockboard
Gambar contoh blockboard

Blockboard biasanya dibuat dari kayu lunak sehingga tidak sekuat plywood. Harganya pun sedikit dibawah plywood. Jenis block board yang banyak tersedia adalah teakblok (memakai lapisan venner kayu jati). Cukup baik untuk membuat rak, cabinet ataupun kitchen set.

MDF

MDF terbuat dari serbuk kayu halus dan bahan kimia resin yang direkatkan dan dipadatkan dengan suhu dan tekanan yang tinggi. Kayu yang dipakai biasanya diambil dari kayu sisa perkebunan ataupun bamboo. Ini membuat MDF lebih ramah lingkungan. Bentuknya berupa papan atau lembaran yan siap dipotong sesuai dengan kebutuhan. Versi yang lebih padat dan lebih kuat dikenal dengan HDF (High Density Fibreboard).

MDF sangat fleksibel sehingga mudah dibentuk. Ukuran dan kekuatannya pun  konsisten.  Namun karena memakai bahan kimia resin, MDF lebih berat dari Plywood dan particle board. Di pasaran MDF memiliki jenis finishing yang sangat berfariasi dari cat kayu, venner, PVC, HPL ataupun paper laminate. Warna dan motifnya pun dapat dibuat sangat beragam.

MDF
Gambar contoh MDF
MDF
Gambar contoh MDF

Furniture yang memakai bahan MDF biasa dipakai untuk furniture praktis yang diproduksi masal oleh pabrik. Sistem knock down digunakan hampir di semua industry furniture dengan menggunakan dowel (batang kayu atau plastic kecil) atau connecting bolt yang membuat produk dapat dibongkar pasang dengan mudah.

Particle board

Particle board terbuat dari partikel sisa pekerjaan kayu seperti serbuk gergaji, potongan kayu kecil, serpihan kayu dan bahan kimia resin yang direkatkan dengan tekanan tinggi dan kemudian dikeringkan.  Prosesnya kurang lebih hampir sama dengan MDF hanya bahan MDF lebih halus dan seragam sedangkan partikel board lebih kasar dan tidak beraturan.Harga particle board paling murah diantara kayu olahan lainnya.

Particle Board
Gambar contoh particle board

Musuh terbesar particle board adalah air sehingga mempunyai keterbatasan dalam pemakaiannya di rumah tangga. Jika bahan ini basah maka kekuatannya akan hilang. Selain itu particle board juga dapat melengkung jika menahan beban berat.Dalam proses finishingnya particle tidak bisa di cat atau di coating karena teksturnya yang kasar. Sehingga untuk menutupi permukaannya dipakai lapisan veneer, laminate atau fancy paper laminate yang direkatkan. Berhati hati juga karena partikel board tidak bisa digabungkan memakai paku atau sekrup biasa. Biasanya pabrik menggunakan semacan perekat atau sekrup khusus untuk menginstal furniture berbahan particle board.

Pada umumnya apabila ingin memiliki furniture dengan kualitas yang lumayan baik dan harga yang masih terjangkau serta tahan lama, pemakaian plywood bahan baku pembuatan furniture adalah yang paling tepat. Kebanyakan pembuat furniture di Medan lebih memilih pemakaian plywood ini sebagai bahan baku utama pembuatan furniturenya.

Sekian artikel mengenai pemilihan bahan baku pembuatan furniture ini ditulis dan disadur dari beberapa artikel, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi anda yang ingin membuat furniture baik untul interior maupun eksterior.

Advertisements

2 thoughts on “Pemilihan Bahan Baku Pembuatan Furniture

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s